BATANG HARI — Sektor perkebunan kembali diposisikan sebagai lokomotif utama kesejahteraan rakyat. Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Teknis Pembangunan Perkebunan (Rakortekbangbun) yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Batang Hari, Senin (10/08/2026).
Dalam arahannya, Bupati menegaskan perkebunan bukan sekadar lahan tanam, melainkan sumber penghidupan utama warga. Hingga tahun 2025, luas lahan perkebunan di Kabupaten Batang Hari tercatat mencapai 254.971,36 hektare — angka yang membuktikan betapa besar potensi yang harus dikelola secara maksimal.
Rakor ini menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah, menyelaraskan program dan kebijakan, serta mempererat sinergi antara pemerintah, perusahaan perkebunan, dan para pekebun rakyat. Tujuannya jelas: mendongkrak produktivitas sekaligus menaikkan taraf hidup masyarakat yang menggantungkan nasib pada sektor ini.
Namun, jalan menuju kemajuan tak sepenuhnya mulus. Bupati menyoroti sejumlah tantangan mendesak: produktivitas yang belum optimal, hilirisasi yang masih terbatas, regenerasi pekebun yang melambat, hingga persoalan legalitas dan sertifikasi yang belum tuntas.
Menjawab tantangan tersebut, Pemkab Batang Hari berkomitmen mendorong peningkatan produktivitas lewat peremajaan dan intensifikasi lahan, penguatan kelembagaan pekebun, perluasan akses pasar dan sertifikasi, serta pengembangan perkebunan yang sah, berkelanjutan, dan inklusif — salah satunya lewat program Petani Milenial.

Khusus kepada perusahaan perkebunan, Bupati menyampaikan pesan tegas namun bermitra: “Plasma bukan beban, tetapi investasi jangka panjang.” Ajakan ini mengandung harapan agar kemitraan antara perusahaan dan pekebun rakyat semakin kuat dan saling menguntungkan.
Tak lupa, Bupati juga mengingatkan para pekebun untuk terus memperbarui pengetahuan dan mengelola kebun secara profesional. Dengan begitu, produktivitas naik, nilai tambah bertambah, dan kesejahteraan yang dirasakan pun makin nyata.
Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari Mula P. Rambe, S.Sos., M.H., perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Batang Hari Farizal, S.H., M.H., perwakilan PT Sucofindo Cabang Jambi, perwakilan ATR/BPN Kabupaten Batang Hari, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. (Arif)











