MUARO JAMBI – Rancangan anggaran Kabupaten Muaro Jambi untuk Tahun Anggaran 2027 mulai memasuki tahapan pembahasan. DPRD Kabupaten Muaro Jambi menerima penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dalam rapat paripurna, Senin (13/7/2026).
Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Muaro Jambi tersebut dipimpin Ketua DPRD Muaro Jambi, Aidi Hatta, didampingi jajaran pimpinan DPRD.
Turut hadir Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, Wakil Bupati Junaidi Mahir, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda serta tamu undangan lainnya.
Penyampaian KUA-PPAS menjadi tahapan penting dalam proses penyusunan APBD 2027. Dokumen tersebut nantinya menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan DPRD dalam menentukan arah kebijakan anggaran serta prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang.
Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno mengatakan, rancangan KUA-PPAS tidak semata-mata merupakan kewajiban administratif. Lebih dari itu, dokumen tersebut menjadi instrumen untuk memastikan kebijakan pembangunan dan pengalokasian anggaran dapat disusun sesuai kebutuhan daerah.
“Penyampaian rancangan KUA-PPAS ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan amanat peraturan perundang-undangan serta tahapan penting dalam proses penyusunan APBD. Ini menjadi landasan bagi kita dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Bambang.
Ia menjelaskan, penyusunan rancangan KUA-PPAS 2027 dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan dinamika perekonomian daerah. Selain itu, arah kebijakan anggaran juga diselaraskan dengan target pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap pembahasan bersama DPRD dapat berlangsung secara konstruktif dan berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Dari sisi legislatif, Ketua DPRD Muaro Jambi Aidi Hatta memastikan dokumen KUA-PPAS yang telah diterima akan segera dipelajari dan dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Menurut Aidi, pembahasan anggaran tidak hanya berkaitan dengan besaran alokasi, tetapi juga harus memastikan setiap kebijakan anggaran memiliki dampak yang jelas terhadap kepentingan masyarakat.
“Kami di DPRD akan segera menelaah dan membahas rancangan ini dengan serius. Fokus kita tentu pada efektivitas penggunaan anggaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Muaro Jambi,” kata Aidi.
Ia menambahkan, DPRD akan mencermati berbagai program dan kegiatan yang masuk dalam rancangan anggaran agar kebijakan belanja daerah benar-benar diarahkan pada kebutuhan prioritas pembangunan.
Rangkaian rapat paripurna kemudian ditutup dengan penyerahan dokumen nota pengantar Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dari Bupati Muaro Jambi kepada pimpinan DPRD.
Dokumen tersebut selanjutnya menjadi bahan pembahasan antara eksekutif dan legislatif sebelum proses penyusunan APBD Kabupaten Muaro Jambi Tahun Anggaran 2027 memasuki tahapan berikutnya.
(adv)










