TANJUNG JABUNG TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah cepat dan tegas menyikapi keluhan masyarakat terkait dugaan maraknya peredaran narkoba di sejumlah wilayah pedesaan.
Desakan tersebut muncul setelah DPRD menerima laporan dan aspirasi dari masyarakat yang mengaku resah dengan aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika di lingkungan mereka. Kondisi ini dinilai mengancam keamanan dan masa depan generasi muda di daerah.
Anggota DPRD Tanjabtim menegaskan bahwa persoalan narkoba tidak boleh dianggap sepele karena dampaknya sangat merusak, baik terhadap individu maupun kehidupan sosial masyarakat. Oleh karena itu, aparat penegak hukum diminta segera melakukan penyelidikan dan tindakan nyata di lapangan.
“Kami meminta aparat bergerak cepat menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Jangan sampai keresahan ini berlarut-larut dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar salah satu anggota DPRD Tanjabtim.
Menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari aparat kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah desa, hingga masyarakat. Namun demikian, penegakan hukum tetap menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut.
DPRD juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran narkoba. Partisipasi aktif masyarakat dinilai sangat penting untuk membantu aparat dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika yang masuk hingga ke pelosok desa.
Selain penindakan, DPRD mendorong agar pemerintah daerah bersama instansi terkait meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba kepada masyarakat, terutama kalangan pelajar dan generasi muda yang menjadi kelompok paling rentan terpapar penyalahgunaan narkotika.
Legislatif berharap laporan masyarakat tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga memberikan rasa aman dan kepastian kepada warga. DPRD menegaskan akan terus mengawal persoalan ini sebagai bentuk komitmen dalam melindungi masyarakat Tanjung Jabung Timur dari ancaman peredaran narkoba.
(Adv)











