Kota Jambi – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, hadir membuka sekaligus menjadi narasumber dalam pelatihan kewirausahaan bagi warga binaan di Lapas Kelas IIA Jambi, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi bersama Kadin Provinsi, HIBNI Provinsi, dan komunitas Metaforposa.
Dalam pemaparannya, Diza menekankan pentingnya membangun semangat dan kesiapan mental warga binaan untuk menyongsong kehidupan setelah masa pembinaan, salah satunya melalui jalur usaha mandiri.
“Yang terpenting adalah bagaimana teman-teman warga binaan memiliki motivasi untuk memanfaatkan kesempatan kedua setelah keluar dari sini. Kita dorong mereka melihat peluang yang bisa dimanfaatkan, termasuk menjadi wirausaha,” kata Diza.
Ia menjelaskan bahwa kewirausahaan menjadi salah satu solusi strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Menurutnya, semakin banyak pelaku usaha yang lahir, maka semakin besar kontribusi terhadap pergerakan ekonomi, termasuk di daerah.
“Kita butuh lebih banyak pengusaha untuk mendorong roda ekonomi. Tidak ada batasan latar belakang, termasuk warga binaan, selama ada kemauan dan komitmen untuk berubah,” ujarnya.
Diza juga menyoroti karakteristik Kota Jambi sebagai daerah yang bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa, sehingga peluang usaha dinilai terbuka luas. Ia berharap warga binaan tidak hanya fokus pada kehidupan pribadi setelah bebas, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Pemerintah Kota Jambi, lanjutnya, telah menyiapkan berbagai program pendukung yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Di antaranya program Bantuan Usaha Kelompok Masyarakat (Banharkat) yang memberikan akses permodalan, serta Balai Kerja Tematik (Balikat) yang menyediakan pelatihan berbasis keterampilan.
“Melalui Banharkat, masyarakat bisa mendapatkan bantuan permodalan dengan persyaratan tertentu. Sementara Balikat menyediakan berbagai pelatihan, mulai dari kuliner, pengelolaan media sosial, hingga public speaking yang mendukung ekonomi kreatif,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir, Pemkot Jambi telah melaksanakan puluhan pelatihan yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan kelompok usia produktif.
“Kami ingin semua kalangan bisa merasakan manfaat program ini, tidak hanya anak muda, tapi juga orang tua dan pelaku usaha. Ke depan, warga binaan juga diharapkan bisa ikut serta,” tambahnya.
Menutup kegiatan, Diza membuka peluang kerja sama lanjutan dengan pihak Lapas guna memperluas akses pembinaan dan pelatihan yang berkelanjutan.
“Silakan jika ada program yang bisa dikolaborasikan, kita terbuka untuk audiensi dan kerja sama demi memberikan manfaat yang lebih luas,” pungkasnya.(*)










