Jambi – DPRD Provinsi Jambi memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pertamina guna memastikan stok BBM tetap tersedia hingga selesainya arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Sejauh ini pihak Pertamina menyampaikan sampai selesainya arus mudik dan balik, stok BBM dinyatakan aman begitu juga dengan gas,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).
Menurut Hafiz, pemerintah juga telah menyiapkan tambahan kuota BBM untuk menghadapi lonjakan kebutuhan saat hari besar keagamaan seperti Idul Fitri. Berdasarkan data yang diterima, stok BBM saat ini masih dalam kondisi normal seperti hari biasanya.
Selain BBM, DPRD Jambi juga memastikan ketersediaan bahan pangan untuk masyarakat masih mencukupi. Hal ini berdasarkan hasil pemantauan pemerintah daerah yang turun langsung ke sejumlah pasar. “Berdasarkan laporan dari teman-teman yang turun ke pasar, stok bahan pangan dalam keadaan cukup,” katanya.
Sementara itu, untuk menghadapi momentum mudik Lebaran, beberapa jenis BBM mengalami penambahan alokasi. Di antaranya Pertalite naik 12 persen, Pertamax naik 19 persen, Pertamax Turbo naik 25 persen, dan Pertamina Dex naik 5 persen. Namun, khusus Biosolar justru mengalami penurunan alokasi sebesar 9 persen terhitung mulai tujuh hari sebelum hingga tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri.
Berdasarkan data Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Provinsi Jambi pada 2026 menerima alokasi 336.013 kiloliter (KL) Biosolar dan 426.539 KL Pertalite. Hingga Februari 2026, penyerapan Biosolar tercatat 55.461 KL atau sekitar 16 persen, sementara Pertalite mencapai 69.306 KL atau sekitar 16 persen dari total kuota.
Dengan kondisi tersebut, DPRD Provinsi Jambi memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM maupun bahan kebutuhan pokok selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri. (*)











