Kota Jambi – Wali Kota Jambi, Maulana, menghadiri ajang Majlis Tilawah Al-Qur’an Antarbangsa yang digelar di Malaka. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Jambi untuk mempererat hubungan budaya Melayu Islam di kawasan regional Asia Tenggara,
Kegiatan internasional tersebut mempertemukan para qari dan qariah dari berbagai negara untuk melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Selain menjadi ajang kompetisi religi, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat ukhuwah Islamiyah serta melestarikan nilai-nilai budaya Melayu yang menjadi identitas masyarakat di kawasan tersebut, termasuk di Kota Jambi.
Maulana menegaskan bahwa partisipasi Pemerintah Kota Jambi dalam kegiatan ini bukan sekadar menghadiri undangan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperluas jaringan kerja sama di bidang kebudayaan dan keagamaan.
“Kolaborasi budaya Melayu ini sangat penting. Selain memperkuat identitas, hal ini juga membuka peluang pengembangan sektor pariwisata berbasis nilai Melayu Islam di Kota Jambi,” ujarnya.
Selama berada di Malaka, agenda Pemerintah Kota Jambi difokuskan pada tiga sektor utama. Pertama, kerja sama kebudayaan untuk mempererat akar tradisi Melayu yang kuat di kedua wilayah. Kedua, pengembangan pendidikan keagamaan melalui pertukaran gagasan dalam membangun generasi Qurani. Ketiga, penguatan karakter masyarakat melalui penyelarasan program daerah, seperti pengembangan tahfizh Al-Qur’an dengan standar internasional.
Melalui langkah diplomasi budaya ini, diharapkan hubungan spiritual dan sejarah panjang antara Indonesia dan Malaysia semakin kuat. Selain itu, Kota Jambi juga diharapkan semakin dikenal sebagai daerah yang aktif dalam syiar Islam serta pelestarian budaya Melayu di tingkat global.











