Sering Memberikan Donasi, Indonesia Dinobatkan Sebagai Negara Paling Dermawan

Loading...

Nuansajambi.com — Menurut World Giving Index (WGI) yang diterbitkan oleh organisasi amal Charity Aid Foundation (CAF), Indonesia menduduki peringkat negara paling dermawan di dunia.

Laporan WGI CAF yang dirilis pada Senin, 15 Juni 2021, menempatkan Indonesia di urutan pertama dalam daftar negara-negara dermawan dengan skor indeks keseluruhan sebesar 69%, lebih tinggi dari 59% dari indeks tahunan sebelumnya yang dirilis pada tahun 2018.

Menurut laporan WGI, Indonesia menempati urutan pertama dalam hal partisipasi donasi, dengan rasio donasi setinggi 83%, dan persentase partisipasi tertinggi dalam kegiatan sukarela 60%.

Direktur Departemen Filantropi Indonesia Hamid Abidin mengeluarkan keterangan tertulis di Jakarta pada Selasa, 15 Juni 2021, menyatakan bahwa pandemi dan krisis ekonomi tidak menghalangi masyarakat Indonesia untuk berbagi.

Menurutnya, wabah dan krisis justru meningkatkan semangat masyarakat untuk membantu sesama. Masyarakat yang terkena dampak tetap berdonasi, walaupun nilai donasinya kecil, atau berdonasi dalam bentuk lain, seperti barang dan tenaga.

Hamid mengatakan, keberhasilan Indonesia dalam mempertahankan statusnya sebagai negara yang dermawan didukung oleh beberapa faktor, antara lain kuatnya pengaruh ajaran agama dan tradisi lokal terkait dengan memberi dan membantu sesama.

Hal ini ditegaskan oleh hasil survei WGI yang menunjukkan bahwa donasi berbasis agama seperti zakat, infaq, dan sedekah menjadi motor penggerak utama kegiatan amal di Indonesia selama masa pandemi.

Ia melanjutkan, faktor lain yang mempengaruhi adalah kondisi ekonomi Indonesia yang relatif lebih baik dibandingkan negara lain.

Dibandingkan dengan negara lain, kebijakan Indonesia dalam menangani COVID-19 dinilai lebih baik, sehingga tidak akan banyak berdampak pada situasi ekonomi.

Selain itu, menurut Hamid, para pegiat filantropi Indonesia relatif berhasil mendorong transisi dari filantropi tradisional ke filantropi digital serta meningkatkan peran dan partisipasi anak muda dan influencer dalam kegiatan amal.***

Loading...