Hadapi PWN, Ini Persiapan Pemkab Batanghari

Loading...

Nuansajambi.com -Menghadapi Perkemahan Wira Karya tingkat nasional 2021. Sebagai tuan Kabupaten Batanghari telah mempersiapkan segala sesuatunya yang disusun oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jambi.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Kwatir Cabang Gerakan Pramuka Batanghari H. M Azan SH. Ia mengatakan, Provinsi Jambi ditunjuk sebagai pelaksana Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) yang berlokasi di Bumi Perkemahan Abdurahman Sayoeti-Musa Sungai gelam Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Batanghari.

Untuk di Kabupaten Batanghari dilaksanakan di Kecamatan Muara Bulian yang terdiri dari 5 desa.

” Intuk di Batanghari subcamp-nya ada lima desa yakni, Desa Olak, Singoan, Sungai Baung, dan Desa Bajubang Laut.” Ujarnya Kamis (29/4/2021).

Lima desa ini setelah dilakukan daring dan beberapa kali rapat secara di Kwarda Jambi, Kwarnas. Dan Kwarnas sudah meninjau ke lokasi di lima desa ini dan, sudah dilakukan selama dua kali survey.

Lanjutnya, pihak Kwarnas sudah menyetujui basecamp di lima desa tersebut. Kemungkinan untuk pelaksanaan PWN ini dilaksanakan di bulan November 2021 sekitar tanggal 8 sampai dengan tanggal 15.

“Kita akan melihat keadaan Nasional yang sekarang masih dilanda pandemi Covid-19, kita sama-sama berdo’a agar keadaan ini membaik maka PWN ini akan terlaksana. Alhamdulillah sejauh ini Kwarcab susah berkoordinasi dengan Kepala desa definitif maupun PJ Kades lima desa yang sudah disepakati.” Terangnya.

Sementara terkait hal ini, Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief telah memberikan support untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

” Mulai dari Desa Olak sampai Desa Bajubang laut, akses jalan akan di buat mulus dengan dilakukan perbaikan jalan yang rusak” Sebut Azan.

Sebut Azan, adalah bentuk dupport dari Pemerintah Kabupaten Batanghari untuk pelaksanaan PWN di bulan November nanti. Bagaimana caranya di acara PWN nanti Bupati Batanghari ikut mensukseskan acara tersebut.

Adapun untuk anggaran kegiatan PWN tersebut, belum diketahui beberapa jumlah pagu yang akan dikeluarkan. Karena masih masih akan di bahas melalui rapat dengan Kwarnas, Kwarda dan Kwarcab.

Untuk secara random acaranya sudah tersusun, tinggal lagi menghitung untuk biaya. Pihak Kwarcab sudah mengirimkan surat ke Dinas Perkim terkait nilai yang akan kita bangun. Seperti gapura, batas desa, pagar kuburan dan lain-lain sebagainya.

“Mudah-mudahan dari Dinas Perkim ada tenaga teknis untuk DID sebagai dasar untuk biaya material baik dari fisik maupun semi fisik”, Pungkasnya.

Lanjutnya, pihaknya akan gunakan dana APBD dan suport dari masyarakat dan pelaku usaha. Ini masih tahap perencanaan, dan pihaknya juga akan menghidupkan pelaku usaha UMKM tentu ini nantinya akan diatur semaksimal mungkin.

“Himbauan kami kepada masyarakat agar kooperatif dalam penempatan rumah peserta harus memenuhi syarat, seperti ada dua kamar dan kamar mandi, kita membutuhkan 70 rumah. Dari data yang di input sudah melebihi dari ekspetasi, artinya masyarakat berantusias dalam menyambut acara yang bertaraf nasional ini.” Jelas H M Azan SH.

Loading...

Tinggalkan Komentar

Silahkan masukan komentar
Masukan nama disini