BPBD Batanghari Berupaya Cegah Karhutla

Loading...

Nuansajambi.com -Puluhan desa berpotensi munculkan titik api karhutla. Dan BPBD Batanghari lakukan persiapan jelang musim kemarau

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Batanghari, Yahya Mulia, mengatakan, ada sebanyak 33 desa/ kelurahan di Kabupaten Batanghari berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pada 2020 BPBD Batanghari memetakan 33 desa/kelurahan yang rawan bermunculan titik api, maka dari itu pantauan pada 2021 tetap mengacu kepada data yang sama.

“Tahun kemarin karhutla nihil, bisa jadi faktor curah hujan di batanghari hampir rata-rata setiap hari, baik gerimis, intensitas ringan, sedang dan intensitas lebat,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya melakukan pencegahan jangan sampai melakukan penanggulangan.

“Jadi giat untuk tahun ini masih kita rapatkan dengan stekholder terkait,” ujarnya.

Pihaknya sudah berkonsep untuk penanganan karhutla.

Jelasnya, dengan mempermudah mobilitas personil ke lokasi akan bentuk klaster.

“Prediksi dari BMKG bahwa Mei sampai Agustus itu puncak musim kemarau, jadi dipenghujung April tim sudah mulai turun ke lapangan,” katanya.

Sementara itu, pihaknya juga akan mengundang perusahaan untuk membicarakan tindaklanjut dari nota kesepakatan.

“Perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan nanti akan ikut berpartisipasi dan bertanggung jawab jika terjadi karhutla diwilayahnya,” pungkasnya

(Puji)

Loading...