Polresta Jambi Bongkar Prostitusi Online Di Hotel Harisman Residen, Mucikari Online Di Bawah Umur Diamankan

Loading...

 

NuansaJambi.com, Jambi– Tim Opsnal Polresta Jambi telah berhasil membongkar kegiatan Praktik prostitusi online dengan aplikasi MiChat yang marak terjadi di Hotel Harisaman Residen Kota Jambi. Rabu (25/11) sekitar pukul 00.30 wib.

Kegiatan razia tersebut dilakukan Tim Opsnal Polresta Jambi dalam rangka kegiatan Operasi Pekat (penyakit masyarakat) Siginjai II tahun 2020.

Pantauan di lapangan dalam kegiatan razia tersebut seluruh pengunjung hotel Harisman Residen dilakukan pemeriksaan oleh petugas mulai dari pemeriksaan barang bawaan, identitas dan surat menikah yang sah.

Dalam pemeriksaan tersebut petugas menemukan sejumlah alat kontrasepsi (kondom) yang ada di dalam kamar hotel, dan pengunjung di dalam hotel tersebut merupakan bukan pasangan suami istri yang sah, melainkan pasangan tersebut merupakan yang di pesan melalui aplikasi online (michat).

Kasat Reskrim Polresta Jambi AKP Handreas melalui Kanit Reskrim IPDA Esa saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dalam kegiatan razia tersebut pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 19 orang pengunjung hotel yang terdiri dari 8 orang wanita dan 11 orang pria.

“Ya mereka ini semuanya bukan pasangan suami istri, dan semaunya sudah kita bawa ke Polresta Jambi untuk dilakukan pemeriksaan” Ujar IPDA Esa Kanit Reskrim Polresta Jambi. Rabu (25/11).

Lanjut IPDA Esa dari 8 orang wanita yang diamankan tersebut 6 orang diantaranya merupakan pekerja prostitusi online (PSK) yang menjajalkan dirinya melalui aplikasi michat.

“6 orang wanita ini menjajalkan diri melalui aplikasi michat dan sangat kita sayangkan 3 orang diantaranya masi di bawa umur” Ucapanya

Dan setelah dilakukan pemeriksaan di handphone dari 6 orang PSK online yang terjaring razia tersebut ternyata petugas berhasil menemukan mucikari yang menjual wanita tersebut melalui aplikasi online michat.

“Tadi sudah kita periksa satu persatu handphonenya dan kita temukan wanita yang masi dibawa umur menjadi mucikari berinisial DH (16) yang menjual temannya berinisial MW (16) di aplikasi michat” Jelasnya.

Sementara itu dari pengakuan DH dirinya memasarkan teman wanitanya di aplikasi online michat tersebut berdasarkan permintaan dari temannya sendiri berinisial MW dengan tarif Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu persatu kali berhubungan intim.

“Teman saya MW ni ngubungin saya minta cariin tamu pak, jadi saya pasarkan melalui aplikasi michat milik saya pak, nanti kalau ada tamu saya dapat uang komisi dari MW pak” Jelasnya.

Saat ini 19 orang yang terjaring razia tersebut telah di bawa ke Polresta Jambi guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pihak Reskrim Polresta Jambi akan melakukan kordinasi dengan Unit PPA Polresta Jambi. (Rie)

Loading...