Penguasa atau Pemimpin

Pimpinan Redaksi Kabarjambikito.com & Nuansajambi.com
Loading...

Oleh: Syahreddy

Hal pertama yang terlintas di fikiran kita sudah pasti bahwa penguasa adalah orang yang berkuasa, orang yang memiliki hak otoriter dalam menjalankan, orang yang mempunyai kewenangan lebih, sesuatu yang menuntut untuk takluk menuruti kehendaknya.

Mempunyai pengaruh besar dalam kehidupan layaknya barang yang di keramatkan. Penguasa adalah seorang pemimpin yang mampu menyetir satu bahkan lebih kelompok maupun individu dalam suatu lingkup. Ia berhak memerintah dan menggerakkan massa untuk menjadikan pendukung paling terdepan dalam mendukung melaksanakan apa yang ia buat.

Kemudian jika di tinjau dari pengertian Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yakni pertama, penguasa adalah orang yang menguasai atau orang yang berkuasa (untuk mengatur sesuatu, memerintah, dan sebagainya. Dan yang kedua, penguasa sebagai pemegang kekuasaan. Kedua hal tersebut sudah umum kita diketahui.

Lalu apakah sama penguasa dengan pemimpin? menurut saya sendiri kedua hal tersebut benar-benar sama.

Jika penguasa sudah pasti pemimpin namun pemimpin belum tentu penguasa. Penguasa, kita di tuntut untuk memenuhi segala keinginannya atau kehendaknya.

Sedangkan pemimpin adalah yang mempunyai jiwa kepemimpinan, mempunyai perencanaan, dapat berorganisasi dengan baik, dapat mengambil keputusan yang tepat, dan menjadi pengawas atas bawahannya. Mampu menjadikan seseorang menjadi hal yang positif, serta menjunjung kerjasama yang tinggi.

Dengan perbedaan yang telah muncul lah pertanyaan. Bisakah faham kapitalisme dijadikan sebagai penguasa? tentu saja bisa. Kapitalisme adalah sistem dan faham ekonomi yang modalnya bersumber pada modal, baik modal pribadi maupun modal perusahaan swasta. Ketika melihat konteks zaman sekarang sangat bisa jika faham kapitalisme menjadi penguasa.

Seperti halnya hukum rimba, yang terkuat maka ia yang menang. Menjadi seorang penguasa memang harus punya modal atau uang untuk membangun daerah kekuasaannya. Kebebasan dari faham kapitalisme sendiri adalah faham sosialisme adalah faham dimana tidak ada perbedaan antara golongan buruh atau penguasa sehingga apa saja yang dilakukan maka dikerjakan secara bersama-sama. Sosialisme adalah ideologi yang menjadi dasar dari komunisme. Sehingga penganut faham sosialisme sudah pasti adalah orang yang komunis.

Dalam Islam, pemimpin adalah imam. Orang yang memimpin, menjadi yang terdepan, mempunyai amanah dan tanggugjawab yang besar. Tidak serta merta memimpin untuk kepentngan pribadi. Seorang pemimpin mempunyai sifat yang bijaksana untuk mendengarkan keinginan, keluh kesah umat atau masyarakatnya.

Al Quran dan hadist telah menjadi baru hidup bagi umat Islam. Sejak awal pembuktian bagaimana menjaga baik seorang penguasa atau pemimpin yang baik. Baiknya memilih seorang pemimpin dilihat dari dua hal. Pertama, kepemimpinan dalam al quran bukan hanya kontrak sosial antara pemimpin dengan masyarakatnya, tapi merupakan perjanjian antara dia dengan Allah. Semakin tinggi kekuasaan pemimpin maka semakin bertaggungjawab dalam melayani umatnya.

Jadi, pada seorang penguasa dan pemimpin memiliki arti yang baik meskipun maknanya berbeda. Tergantung bagaimana seseorang itu mampu menguasai atau memimpin dewan tanpa melakukan kedzaliman atau hal-hal buruk yang sampai merugikan pihak lain. Hal tersebut tidak lepas dari keadaan spiritual yang harus selalu dibawa dan dijadikan patokan sebelum ada sesuatu. Alangkah baik jika kita bisa mengubah cara pandang dan sistem tentang penguasa yang sewenang-wenang.

Loading...

Tinggalkan Komentar

Silahkan masukan komentar
Masukan nama disini