Terkait Limbah, Karena Ada Kesalahan Perusahaan Dinas LH Batanghari Beri Sanksi

Kabid LH Batanghari, Musthafa Kamal Saat Diwawancarai Jurnalis
Loading...

Nuansajambi.com, BATANGHARI -Terkait berita yang dugaan limbah PT Santosa Prima Cold (SPC) mengalir hingga ke aliran anak sungai Batanghari, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batanghari telah melakukan turun langsung ke lokasi, Jum’at (20/11/2020).

Kepala Bidang Dinas LH Batanghari, Mustafa Kamal menyebutkan, memang benar ada air yang keluar dari limbah tambang tetapi tidak ada materialnya lagi, sebab selama ini pihaknya mengatakan tidak pernah keluar air limbah tersebut disebabkan kemarau dan ketika curah hujan mulai tinggi berakibatkan melimpahnya air limbah tersebut,

” Untuk sanksi dari Dinas Lingkungan Hidup sudah ada SK sanksinya, karna kalau nutup itu urusan kewenangan SDM Provinsi, bukan DLH Batanghari,” Katanya.

Katanya, dari hasil rapat kami setelah turun harus ada tindakan, pertama saluran air harus di tutup secepat mungkin, pihak LH memberikan limit waktu selama 5 hari untuk menutup saluran air tersebut.

Agar kesalahan tersebut jangan sampai terulang kembali, lima hari limit yang kami berikan batas waktu tidak juga di laksanakan maka sanksi nya akan kami tingkatkan ke sanksi Pengawasan Pemerintah.

” Iya Kalau tidak ada kesalahan tidak mungkin kami dari DLH memberikan pihak perusahaan sanksi, karena pihak perusahaan tidak memperhitungkan daya tampung limbah tersebut” Sambung Mustofa.

Menurut Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009, pemberian sangsi seperti sangsi Konstantip, pengawasan pemerintah, pembekuan izin, dan pencabutan izin,

Pihak Dinas Lingkungan Hidup sangat menyayangkan atas kelalaian air limbah tersebut di harapkan kedepannya pihak PT SPC Agar lebih jeli dan teliti terhadap hal-hal yang merugikan masyarakat dan meresahkan masyarakat.

” Maka dari itu kami (DLH-red) telah perintahkan ke pihak perusahaan agar secepatnya berkoordinasi dengan pihak SDM Provinsi agar lobang tambang batu bara tersebut jangan terlalu lama menganga.” Tegasnya.

Loading...

Tinggalkan Komentar

Silahkan masukan komentar
Masukan nama disini