Jelang Pilkada Serentak, 71 Anggota KPPS di Jambi Reaktif Covid-19

Loading...

Nuansajambi.com – Menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 kurang dari sebulan lagi, sedikitnya 71 orang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Provinsi Jambi reaktif Covid-19.

Para anggota KPPS tersebut diketahui reaktif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test (tes cepat) sejak Senin (16/11/2020). Anggota KPPS yang reaktif Covid-19 berasal dari tiga daerah, yakni Kabupaten Sarolangun sebanyak 49 orang, Batanghari Batanghari (dua orang) dan Kota Jambi (20 orang).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi, HM Subhan di Jambi, Kamis (19/11/2020) menjelaskan, jumlah anggota KPPS yang diketahui reaktif Covid-19 tersebut kemungkinan besar masih bertambah jika rapid test terhadap seluruh anggota KPPS seprovinsi Jambi sudah selesai dilakukan.

“Laporan mengenai jumlah anggota KPPS yang reaktif Covid-19 dari seluruh kota dan kabupaten di Jambi belum masuk ke KPU Provinsi Jambi. Selain itu rapid test anggota KPPS seprovinsi Jambi juga masih berlangsung hingga Kamis (19/11/2020),” katanya.

Dijelaskan, jumlah anggota KPPS yang menjalani rapid test di Provinsi Jambi mencapai 74.133 orang. Para anggota KPPS menjalani rapid test di daerah masing-masing mulai Senin (16/11) hingga Kamis (19/11).

Mengenai anggota KPPS yang reaktif Covid-19 tersebut, HM Subhan mengatakan, setiap anggota KPPS yang diketahui reaktif Covid-19 berdasarkan rapid test diwajibkan menjalani isolasi mandiri. Selama menjalani isolasi mandiri, anggota KPPS yang reaktif Covid-19 menjalani uji swab (usap).

“Jika anggota KPPS yang uji swab positif Covid-19, mereka langsung dirawat dan diganti. Namun bagi anggota KPPS yang negatif uji swab diperbolehkan menjalankan tugas pada pemungutan suara Pilkada Serentak 9 Desember 2020,”katanya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi, Asnawi mengatakan, pihaknya akan melaksanakan rapid test terhadap seluruh pengawas pilkada di daerah itu mulai Kamis (26/11). Jumlah pengawas pilkada yang akan menjalani rapid test di dua kota dan sembilan kabupaten di Provinsi Jambi sekitar 8.237 orang.

Menurut Asnawi, para anggota pengawas pilkada di Provinsi Jambi menjalani rapid test di daerah kota dan kabupaten masing-masing. Rapid test dilakukan di rumah sakit-rumah sakit pemerintah kota dan kabupaten.

“Anggota pengawas pilkada yang reaktif Covid-19 sesuai hasil rapid test akan menjalani isolasi sembari menjalaniuji swab. Jika positif Covid-19 anggota pengawas pilkada langsung diganti,”ujarnya.

Sumber: Beritasatu.com

Loading...