Mantan KT Taruna Provinsi Jambi Pertanyaan Penunjukan Plt KT Batanghari

Kepedulian Karang Taruna kabupaten Batanghari & BNNK Batanghari dalam Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Loading...

Nuansajambi.com, BATANGHARI – Merebaknya berita di Media online tentang digantikannya ketua Umum Karang Taruna kabupaten Batanghari Rahmad Mulyadi, S. Sos kepada Plt Wildan oleh ketua Umum Karang Taruna provinsi Jambi mendapat tanggapan serius dari ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) provinsi Jambi,  Dr. Fahrurozi serta tanggapan para netizen serta postingan di berbagai Media Sosial yang mendukung keberadaan ketua Umum Karang Taruna kabupaten Batanghari bung Rahmad Mulyadi atau yang akrab disapa bang Didi.

“kalau SK-nya belum berakhir, tidak ada kewenangan dan aturann organisasi, pengurus Karang Taruna provinsi mau membuat caretaker, lihat Permensos 25 tahun 2019 yg terbaru, berarti tidak sah dan illegal apa yang telah dilakukan bung Navid selaku ketua Karang Taruna provinsi Jambi yang telah menggantikan bung Rahmad Mulyadi kepada orang lain sebagai PLT Karang Taruna kabupaten Batanghari.” Ungkap mantan Ketua Katang Taruna Provinsi Jambi Dr.Ir. Fachroerrozi Hoesni, MP,  saat dihubungi Nuansajambi.com.

Menurut Dr Fahrurozi bahwa kalaupun sekiranya pengurus provin mau buat care taker, secara aturan organisasi harus koordinasi dan komunikasi dengan yang membuat SK yaitu Bupati melalui pembina fungsional Kadis Sosial setempat.

Untuk itu saudara Rahmad Mulyadi katanya, masih secara sah menjadi ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Batanghari sampai berakhirnya periodesasi dan dilakukan Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Batanghari pada bulan Juni 2021.

Sementara itu Rahmad Mulyadi, S.Sos selaku ketua Umum Karang Taruna kabupaten Batanghari periode tahun 2016-2021 ketika KJK hubungi mengatakan, bahwa SK Karang Taruna Kabupaten itu di SK-kan oleh Bupati Batanghari.

“Kalau mau ada PLT tersebut, Bupati Batanghari harus mencabut SK-nya terlebih dahulu. Bukan Ketua Karang Taruna provinsi Jambi yang mengambil kewenangan itu, itu adalah menurut aturan hukumnya sesuai dengan Permensos nomor 25 tahun 2019.” Ujar Mulyadi telah banyak membuat perubahan Karang Taruna selama kepemimpinannya.

Menurut Rahmad Mulyadi yang akrab dipanggil bang Didi ini bahwa, sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Batanghari yang sah, menurut SK bupati Batanghari, ikut saja dengan semua mekanisme dan aturan yang ada.

“Toh saya dari awal pemilihan tidak pernah sedikitpun berambisi mau mengurus Karang Taruna ini, namun karena amanah dari Seluruh KTI kecamatan se kabupaten Batanghari sebagai pemilik suara sah dalam Temu Karya Karang Taruna ditujukan kepada saya, maka, saya harus laksanakan ini dengan baik”. Jelasnya.

Termasuk ketika sebelum pemilihan tersebut; menurut bang Didi bupati Batanghari & Sekda sangat berharap agar saya bersedia untuk menjadi ketua KTI Batanghari.

“Alhamdulillah…. amanah itu saya jalankan. Perjuangan pertamanya adalah menata seluruh Karang Taruna sampai ke Tingkat desa dan Kelurahan, kedua adalah bagaimana memperjuangjan agar dana KTI ada di semua desa dan kelurahan, tentunya hal ini dilakukakan dengan suka dan dukanya berurusan baik di eksekutif maupun di Legislatif, alhamdulillah semua desa dan kelurahan mendapat porsi pembiayaan untuk pemuda Karang Taruna, model semacam ini belum pernah ada pada periode-periode sebelumnya, bahkan konon informasinya baru satu-satunya Karang Taruna jabupaten Batanghari yang sudah melakukan model pembiayaan dan kegiatan Karang Taruna seperti ini.” Sebutnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan,  Hal ini paling tidak membuat kegiatan para pemuda itu ada di setiap desa dan kelurahan, sehingga jauh dari pengaruh aktivitas negatif seperi NARKOBA, Miras dan pergaulan bebas, pungkas Rahmad Mulyadi.

Terkait hal ini membuat pengurus Karang Taruna Batanghari kaget,  pasalnya pengangkatan Wildan sebagai Plt Ketua Katang Taruna Kabupaten Batanghari secara tiba-tiba tanpa ada Temu Karya terlebih dahulu . Sedangkan, semua pengurus Karang Taruna menyayangi hal ini.  Karena selama Karang Taruna yang dipimpin oleh Mulyadi banyak perubahan besar ditubuh Karang Taruna itu sendiri,  seperti salah satunya, Pemkab Batanghari menganggarkan dana Karang Taruna setiap desa,  itu semua atas perjuangan Mulyadi.

(Syahreddy)

Loading...