Petugas Dishub Diserang Gunakan Obeng Oleh Kernet Truk Ekspedisi

Loading...

NuansaJambi.com, Jambi– Keributan terjadi di terminal truk angkutan barang yang berada di kawasan Talang Gulo Kecamatan Kota Baru antara kernet Truk Ekspedisi dengan petugas Dishub di terminal, Jum’at (14/2).

Rince Frengky (31) petugas Dishub terminal truk yang merupakan korban dari penyerangan kernet Truk saat di konfirmasi menyampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat (14/2) sekitar pukul 04.30 wib di terminal saat dirinya sedang melaksanakan tugas.

“Jadi awalnya saya lagi bertugas di pintu masuk terminal bang, dan ada mobil Truk Ekspedisi yang saya suruh masuk ke dalam terminal untuk bayar retribusi namun mobil Truk tidak mau masuk ke dalam terminal dan tetap mau lewat bang” Ujar Korban Rince. Jumat (14/2).

Lanjut Rince karena sopir mobil Truk Ekspedisi bersikeras tidak mau masuk ke dalam terminal sehingga sopir turun dari mobil dan menendang traffic cone (pembatasan jalan) dan mengajak petugas Dishub berkelahi sehingga terjadi cekcok.

“Tiba tiba kernet Truk langsung mengambil obeng dari dalam mobil dan menyerang saya bang dan terkena di bagian pinggan saya bang, lalu saya lari ke arah pos Polisi yang ada di terminal bang untuk mencari bantuan bang.” Jelasnya.

Sementara itu Kepala UPTD Dishub terminal truk angkutan barang Kota Jambi M. Amri Siregar (56) saat di konfirmasi menegaskan
kepada seluruh pengemudi angkutan barang yang melintas di terminal truk agar masuk ke dalam terminal dan mengikuti peraturan untuk membayar retribusi yang ada di terminal.

“Kedepanya untuk sopir truk angkutan jangan ada lagi yang arogan di pintu masuk terminal, jika petugas kami memerintahkan kepada sopir untuk masuk ke dalam terminal membayar retribusi silahkan masuk agar kejadian seperti ini tidak kembali terjadi” Tambahnya.

Lanjut Kepala UPTD Dishub terminal truk angkutan barang Kota Jambi M. Amri Siregar atas kejadian tersebut saat ini pihaknya telah melaporkan kejadian penyerangan terhadap anggotanya ke Mapolsek Kota Baru Jambi.

Sementara itu Kaposlek Kota Baru AKP Afrito Marbaro saat di konfirmasi membenarkan terkait kejadian penganiayaan tersebut. “Ya benar kita juga sudah Terima laporan dari pihak Dishub” Tutupnya. (Rie).

Loading...