Jika Batas Tempo Uang Belum Dikembalikan, Kasus Lapang Sepak Bola Rambutan Masam Akan Berlanjut

Pemuda Desa Rambutan Masam Saat Mengadu Kepada Inspektorat Batanghari Beberapa Waktu Lalu.( Syahreddy/ Nuansajambi.com)
Loading...

NuansaJambi.Com, BATANGHARI – Masyarakat Desa Rambutan Masam, Kecamatan Muara Tembesi, Batanghari tidak pernah lupa terhadap kasus rehabilitasi lapangan sepak bola yang di angarkan dari Dana Desa (DD) yang berkisaran Rp 150 juta yang diduga mark up.

Angaran yang bersumber dar DD tahun 2018 itu terus menjadi sorotan masyakarat. Sementa kasus ini sudah ditangani oleh pihak Inspektorat Kabupaten Batanghari dengan mendapat temuan kerugian negara kurang lebih Rp 49 juta yang harus dikembalikan batas waktu yang ditentukan sesuai prosedur hukum.

Kepada Nuasajambi.com, Kepala Inspektorat Batanghari, Muhlis mengatakan, hingga saat ini pihak desa belum juga mengembalikan uang tersebut.

” Hingga hari ini belum ada mereka kembalikan uang tersebut.” Ungkapnya.

Ia menyebutkan, jika batas waktu yang ditentukan uang belum dikembalikan, maka proses hukum akan berlanjut ke tingkat berikutnya.

” Lanjutlah ke tingkat selanjutkan, karena ini kepentingan masyakarat, kita harus profesional dan tentunya masyakarat yang kita prioritaskan.” Ujarnya.

Sementara masyakarat Rambutan Masam juga tidak tinggal diam, merdeka akan terus bergerak. Karena ini sudah merugikan masyarakat banyak.

” Kami masih menunggu pihak Inspektorat Batanghari, kalau belum juga belum dikembalikan uang itu kami akan bawa lapor itu ke pihak Polres Batanghari, apalagi saat ini sudah terang benderang angka kerugiannya.” Tegas Solihan dan kawan-kawan, Minggu (17/11).

(Syahreddy)

Loading...