Lima Titik Galian C Diduga Ilegal di Laporkan ke Kepolisian Resort Tanjab Timur

Loading...

Nuansajambi.com, Tanjabtim — Maraknya Galian C yang beroperasi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur khususnya Wilayah Muara Sabak Barat yang diduga tak berizin mendapat sorotan tajam oleh berbagai pihak.

Menanggapi hal tersebut, salah satu LSM yang ada di Tanjung Jabung Timur yaitu Gaung Demokrasi Indonesia melakukan tindakan berupa Survey Lapangan dan Investigasi untuk memastikan keberadaan Galian C tersebut.

Setelah dilakukan kajian oleh LSM tersebut, maka disimpulkan bahwa ada lima titik Galian C dilporkan ke Kepolisian Resort Tanajung Jabung Timur dan hari ini (09/11/2019) telah resmi dilaporkan.

Melalui Bidang Investigasi LSM GDI, Rano Karno memberikan keterangan bahwa : “ Hari ini kami resmi melaporkan Galian C yang kami duga tak mengantongi izin, ada lima titik yang kami laporkan, supaya nanti bisa tertib semua “ jelasnya, ketika di temui di Polres Tanjab Timur usai mengantarkan laporan.“ Kami berharap pihak kepolisian dapat melakukan tindakan dan penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku dan berlaku adil dalam penegakan hukum “. tambahnya.

Dari konfirmasi hasil konfirmasi, ada lima titik yang dilaporkan yaitu BUJANG CAHAYA MURNI lokasi Gerohol – Kelurahan Teluk Dawan, Purwanto/CV. KURNIA INDAH Lokasi Kelurahan Parit Culum 2, SUPRI Lokasi Gerohol – Kelurahan Teluk Dawan, Pemilik Belum di Ketahui Lokasi Pasir Putih – Kelurahan Teluk Dawan dan AHMAD FADLI / CV. HAFIZ Lokasi Kelurahan Parit Culum 2.

Dalam laporan tersebut, LSM Gaung Demokrasi mengajukan tiga tuntutan, yaitu Menindak tegas semua pelaku Galain C yang di duga kuat tidak memiliki izindi wilayah Kabupaten TanjungJabung Timur, Meminta kepada pihak kepolisian Kabupaten Tanjung Jabung Timur memangggil dan memeriksa para pemilik Galian C tanpa izin baik yang masih beroperasi maupun yang sudah menghentika kegiatan galian C karena diduga kuat melanggar UU Nomor 4 Tahun 2009, dan Mengusut tuntas para penadah / pembeli tanah Galian C / tanah urug ilegal terutama pihak perusahaan karena diduga telah melanggar KUHP Pasal 480 Ayat 1 dan 2.

Ketua LSM Gaung Demokrasi Indonesia Kabupaten Tanjung Jabung Timur, M. Hidayatullah Dachi menjelaskan bahwa : ” kami meminta kepada Pihak Kepolisian untuk segera menindak tegas semua pelaku Galian C dan tidak tebang pilih dalam melakukan tindakan hukum, apabila tidak segera ditindak kami akan menyampaikan dalam bentuk orasi”. tegasnya saat di temui di Sekretariat LSM tersebut.

Najamudin

Loading...

Tinggalkan Komentar

Silahkan masukan komentar
Masukan nama disini