Kisruh Truck Mixer Vs Molen, Dinas Perkim Tanjabbar dan Konsultan Bungkam?

Loading...

NuansaJambi.Com, TANJABBAR –Kisruh soal truk mixer atau truk molen pada proyek Pembangunan/peningkatan skala kawasan Kelurahan Kampung Nelayan yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2019 yang dikerjakan CV. Sinar Tungkal terus mengelinding

Pasalnya, pihak Dinas Perkim dan kosultan pengawas terkesan tutup mata dan hanya bungkam

Kisruh pekerjaan ini dipicu hingga mencuat sampai kepemukaan dikarenakan bahan material berupa adukan semen yang digunakan pihak rekanan bukan menggunakan mobil Molen ata truk Mixer, melainkan mengunakan Dump truck.”hingga mutu dan kwalitas adukan semen diragukan.

Dimana ketahui lazimnya dalam pekerjaan proyek Miliarnya yang melaksanakan proyek Rigid beton mobil molen atau truk mixer ini tak lepas berdampingan. Tapi kali ini Aneh truk molen atau truk mixer tersebut tidak kelihatan dalam pekerjaan proyek Pembangunan/Peningkatan Skala Kawasan Kelurahan Kampung Nelayan, kecamatan Tungkal iIlir ini.

Akibatnya pekerjaan bernilai kontrak Rp.1.951.052.155,12, itu menjadi sorotan semua pihak lantaran ada terlihat janggal dalam pelaksanaanya.

Amat salah seorang warga mengatakan, biasa pengaduk beton yang digunakan untuk mengaduk beton itu truk Mixer atau biasa juga disebut dengan truk molen yang fungsinya mengangkut beton dari pabrik semen ke lokasi kontruksi sambil menjaga konsistensi beton agar tetap cair dan tidak mengeras dalam perjalanan.

Ini adukkan semennya diangkut menggunakan mobil dump truck, tidak menggunakan truk mixer.”kata Amat.

Pantauan dilapangan terlihat mobil mixer ini tepakir di simpang manunggal yang tidak jauh dari lokasi pekerjaan, entah apa alassan pihak rekanan melakukan pelangsiran adukan cor beton dari mobil mixer ke mobil dump truck tersebut hingga kini belum tau alassannya.

Sementara Akses lokasi pekerjaan bisa dilalui dengan kendaraan.

Sayangnya baik pihak dinas maupun konsultan pengawas belum dapat memberikan tanggapan terkait kenapa adukkan semen-nya dilansir menggunakan mobil dump truck, tidak menggunakan truk mixer.

Saat dihubungi via whatsapp belum juga ada respon atau dibalas.

(Deny)

Loading...