SD Dan SMP Mulai Ujian, Dinas PdK Batanghari: Ahlak Yang Buruk Bisa Tidak Naik Kelas

NuansaJambi.Com, BATANGHARI – Selama satu pekan siswa tingkat SD dan SMP mengikuti ujian kebaikan kelas yang di mulai pada Senin (17/6) dengan 9 mata pelajaran untuk tingkat SD dan 10 mata pelajaran tinggal SMP.

“ Setelah ujian selesai siswa akan kembali diliburkan selama dua minggu,” kata Kabid Dikdas dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Batanghari Zulfadli,M.Pd.

Zulfadli menyebutkan, ujian kenaikan kelas semestinya siswa tidak ada yang tinggal kelas dengan mengesampingkan nilai siswa (ilmu pengetahuan) dengan nilai rendah di perbaiki. Tapi tidak untuk nilai pendidikan karakternya. “ Jika karakter siswanya buruk siswa tersebut bisa saja tidak naik kelas, dengan alasa, seperti tidak disiplin, membangkang (melawan Guru) dan sikap lainnya,” jelas Kabid Dikdas.

Jumlah Siswa tidak naik kelas di tingkat SD dan SMP di kabupaten Batanghari sebenarnya pada tahun lalu sangat minim, diperkirakan hanya ada 0,1 persen siswa yang tidak naik kelas dari 33 ribu siswa. Hal itu dikarenakan, siswa ada yang tidak ikut ujian, atau hanya namanya saja yang ada tapi siswanya tidak ada (drop out) tanpa keterangan, dan termasuk sikap buruk yang membuat tidak naik kelas.

Disdikbud juga menyarankan dan menghimbau agar orang tua dapat menerima. Tidak hanya itu siswa juga akan diberikan pembinaan lebih lanjut, untuk merubah karakter siswa tersebut lebih baik lagi. “ Kita minta kepada sekolah dapat berkonsultasi ke orang tua murid untuk diberi pemahaman jika terdapat penilaian anak terhadap pendidikan sikap yang tidak baik ini,” jelas Zulfadli.

Kabid juga mengarahkan dalam penilaian, Guru dapat memperhatikan nilai akhlak, sikap dan pengetahuan. Sesuai dengan permendikbud penilaian siswa. “ Kriteria penilaian pada pendidikan karakter ini,” cetusnya.

Terpisah Kepala Disdikbud Batanghari Dra Jamilah memaparkan, Aspek dinyatakan naik dan tidak naik kelasnya siswa ada dua penilaian, pertama penilaian pengetahuan, kedua penilaian karakter. “ Pintar tapi sikapnya buruk, siswa tersebut tidak dinaikan kelas,” sebut Jamilah.

Sesuai dengan Permendikbud 17 tahun 2017, penilaian kenaikan kelas untuk Ilmu pengetahuan dikesampingkan untuk syarat kenaikan kelas namun yang diutamakan pendidikan karakternya baik.***