Jelang Lebaran Kerbau Mati, Apakah Modus?, Warga Wajib Selidiki

Kerbau Warga Mati Dugaan Makan Pupuk.(Nuansajambi.Com)
Loading...

Nuansajambi.Com, BATANGHARI – Terkait dugaan kerbau mati karena makan pupuk di Desa Pulau, Kecamatan Muara Tembesi, Batanghari beberapa hari ini, Khulmayansah agar warga yang mempunyai ternak kerbau hari kerap mengontrol kerbau miliknya setiap saat.

Karena menurut Khulmayansah bisa jadi itu hanya modus oknum yang ingin mencari keuntungan pribadi mengingat menjelang Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah.

” Kita belum mengetahui secara pasti, apakah kerbau mati karena makan pupuk tidak sebanyak atau memang ada yang memberikan secara langsung dengan makanan lainnya. ” Kata Khulmayansah yang juga memiliki kerbau itu.

Baca juga: https://nuansajambi.com/2019/05/18/diduga-makan-pupuk-3-kerbau-warga-pulau-muara-muara-tembesi-mati-mendadak/

Khulmansyah yang juga alumni STAI Muara Bulian itu juga akan mengajak warga yang punya ternak kerbau, agar jelang Idul Fitri ini terus kontrol. Karena setiap tahunya ada saja yang mati tidak wajar.

“Masalahnya dari tahun yang telah lalu, kalau masuk bulan puasa sampe mau lebaran banyak kerbo hilang, dan mati tidak tentu arah. Ini perlu di waspadai dan diselidiki. Saya ajak warga untuk lebih ketat lagi mengontrol.” Pungkasnya .

Dikatakan Khulmayansah, kalau cuma pupuk terletak di tanah mana mungkin kerbau mau makannya. Kecuali rumput yang sengaja di campur pupuk.

” Kita kan bukan menuduh siapa-siapa. Tapi dengan kejadian ini kita yang punya ternak wajib waspada, kuatir ada dugaan sengaja dilakukan oleh oknum atau sekelompok orang yang ingin cari keuntungan.” Sebutnya.

(Syahreddy)

Loading...