Di Batanghari, Hingga Kini e Tandering Fisik Belum Mulai

NuansaJambi.Com, BATANGHARI –E-Tendering merupakan tata cara pemilihan penyedia barang/jasa yang dilakukan secara terbuka dan dapat diikuti oleh semua penyedia barang/jasa yang terdaftar pada sistem pengadaan elektronik dengan cara menyampaikan satu kali penawaran dalam waktu yang telah ditentukan.

Dan terdapat 163 e tandering dibeberapa OPD yang ada dilingkup Pemkab Batanghari yang ada yang mulai.

” 163 e- tendering dan seleksi konsultan tahun ini,” kata Kabag Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Almi Cab.

Namun ternyata, proses ratusan e- tendering tersebut sempat mengalami kemacetan selama satu bulan lamanya, yakni selama bulan Februari lalu tidak bisa dilaksanakan.

Rupanya hal ini terkendala Peraturan Kementrian PUPR Nomor 07 tahun 2019 tentang standar dokumen building (SDB).

” Semestinya e- tendering pekerjaan fisik ini telah berjalan dari bulan Februari lalu, tapi karena terkendala SDB ini, makanya paket pekerjaan fisik itu belum bisa proses,” katanya.

Dikatakan Almi Cab, SDB telah ditetapkan pada 25 Maret lalu, dengan ini pihak Bagian ULP dapat melakukan proses e- tendering bagi OPD yang telah menyampaikan

” Nah, karena sudah ada maka kita akan proses secepatnya. Untuk saat ini OPD yang baru menyampaikan mohon proses ada dua. Dinas Perkim dan PUPR, tender paling banyak juga terdapat pada dua dinas tersebut,” ujarnya pula.

Sejauh ini, ada beberapa e- tendering pengadaan barang dan jasa sudah berjalan.

” Yang jelas tendering makan dan minum sudah jalan,” tambah Almi.

Untuk diketahui e- tendering yang telah berjalan berjumlah sembilan paket.

” Pengadaan barang ada tiga, jasa lainnya empat paket dan jasa konsultan dua,” katanya.

Untuk e- tendering pekerjaan fisik hingga saat ini belum dimulai sama sekali.

” Karena SDB tadi. Makanya satupun belum dimulai. Jika SDB belum ada maka kita tidak boleh melaksanakan pelelangan pekerjaan fisik tadi. Jika tetap dilaksanakan akan menyalahi aturan pastinya,” jelas Kabag ULP.

Target Bagian ULP sendiri di bulan Mei mendatang proses e tendering baik pengadaan maupun fisik akan selesai.

” Kita hanya menunggu penyampaian mohon proses dari pihak OPD saja. Sekarang yang baru masuk ada dua instansi yaitu Dinas PUPR dan Perkim,” beber Almi.

” Tahun ini Dinas Perkim terdapat 34 paket, yang mana terdiri dari pekerjaan jalan lingkungan (jalin). Karena dua instansi tersebut telah menyampaikan mohon proses maka pekan ini akan diumumkan,” pungkas Almi Cab.

(Syahreddy)