Keluarkan Sajam di Depan Petugas, Warga Merangin Langsung Diamankan

S Warga Merangin Dinamakan Petugas

NuansaJambi.Com, MERANGIN – Meskipun sudah melanggar aturan lalulintas. Tetapi masih juga punya nyali untuk melawan aparat polisi yang saat menjalankan tugasnya.

S (20) yang merupakan warga Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Merangin, Jambi. Pemuda ini yang tidak menggunakan helm pada saat mengendarai sepeda motor bersama istrinya dari pasar hendak pulang harus diberhentikan Polantas yang lagi bertugas di Simpang Empat Kantor Bupati Merangin, Jum’at (8/3).

Pada saat diberhentikan oleh Bripka Deri Marda, selain tidak mengunakan helm, S juga melawan arah lalulintas dan motor yang dikendarai tidak miliki kaca spion.

Karena melanggar, S langsung ditilang pada saat petugas memeriksa surat-surat kendaraanya, tiba-tiba S marah dan langsung mengeluarkan senjata tajam yang ada dikendaraannya langsung mengarahkan ke petugas.

Melihat kejadian yang mengancam keselamatan nyawa. Spontan petugas yang ada di lokasi kejadian saat itu langsung mengamankan. Dan pelaku langsung dibawa ke Polres Merangin untuk pemeriksaan lebih lanjut dan saat diperiksa pelaku mengaku khilaf dan terbawa emosi hingga nekat mengancam petugas.

“Saya tidak mau kendaraan saya diambil, apalagi saat pak polisi tersebut memberhentikan kendaraan saya langsung mengambil kunci kendaraan saya, ya sontak saya emosi dan mencoba mengancam polisi,” Terang Sutrisno.

Terpisah Kasat Reskrim Iptu Khairunnas membenarkan jika anggotanya telah mengamankan seorang pemuda yang melakukan pengancaman terhadap anggota Sat Lantas.

“Pelaku ini marah karena kendaraannya diamankan saat melanggar lalu lintas, dan pelaku mencoba untuk ‘membunuh’ anggota Satlantas bernama Bripda Deri menggunakan pisau, beruntung pelaku langsung diamankan,” Jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku akan jerat dengan pasal 335 dan 368 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Reporter: Iwan

Editor: Syahreddy