Akankah Caleg Incumbent Masih Dihati, Ini Cerita Masyarakat Batanghari

NuansaJambi.Com, BATANGHARI – Tidak berapa lama lagi Pemilu akan digelar dengan pemilihan Capres – Cawapres, DPR-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/ Kota dan DPD secara bersamaan dalam satu hari.

Namun sebagian masyakarat sudah mempunyai pilihan masing-masing siapa uang yang bakal meraka pilih untuk pemimpin lima tahun kedepannya.

Khusus untuk Caleg, ini yang kerap jadi sorotan publik dan masyarakat , akan membawa perubahan untuk kesejahteraan masyarakat atau hanya janji-janji saat Pemilu untuk menarik hati masyarakat.

Iwan salah seorang warga Kabupaten Batanghari, Rabu (6/0) kepada Nuansajambi.com menceritakan, dirinya tidak akan percaya lagi sama janji- janji Caleg, terutama janji Caleg yang incumbent saat ini. Karena masih banyak janji politik incumbent yang terlaksana secara total.

” Apalagi Caleg yang saat ini getol-getol turun ke masyakarat dengan menjual visi dan misi lagi. Padahal masih banyak janji pada waktu Ngaleg tahun 2014 lalu belum dia tuntaskan, inilah buat janji lagi? .” Ungkap Iwan.

Iwan juga menyebutkan, pada saat mau Nyaleg hampir setiap hari bertatap muka dengan masyarakat. Tapi saat sudah duduk susah sekali masayarakat menyampaikan aspirasi. Tapi kalau ditanya jawaban sibuk mengurus kepentingan masyarakat.

” Sudah tidak heran lagi, mereka turun hanya ingin mau maju lagi. Memang benar bagi yang incumbent mereka punya program dari pusat untuk disalurkan ke masyakarat. Tapi kan masayarakat sudah faham, kenapa harus mendekat Pemilu, kemana 3 tahun lalu? .” Tuturnya.

Hal serupa juga dikatakan Rido, itu cara dan momen yang tepat bagi Caleg yang incumbent untuk menyalurkan program, agar masyakarat yakin kalau Kembali duduk berbuat untuk rakyat. Tetapi jangan lupa, masyarakat sudah cerdas dalam menilai, karena hal yang demikian sudah bukan hal yang baru lagi bagi masyarakat. Terkadang masyakarat yang hadir saat acara Caleg belum semuanya pilih Caleg tersebut.

” Kalau ikut acara Caleg kita melihat banyak yang hadir. Tapi jangan salah, mereka datang kadang untuk menghormati yang ngungang. Namun mereka sudah ada pilihan hati masing-masing. Dan itu pernah saya dengar, pada saat pulang dari acara Celeg ada warga berbisik ” saya cuma menghormati yang ngundang. Kalau pilihan sudah ada dihati, kita kan faham waktu jadi DPR-RI apa yang dia perbuat untuk Batanghari.

Tapi katanya, tidak semua Caleg seperti itu masih ada yang peduli terhadap masyarakat.  ” Yang peduli masih ada. Tapi hanya hitungan jari.” Katanya pada saat hadiri acara Caleg DPR-RI

 

(Syahreddy)

Tinggalkan Komentar

Silahkan masukan komentar
Masukan nama disini