Cinta Itu Cukup Kalian yang Merasakan, Tak Perlu Diumbar dan Dipamerkan Berlebihan

Loading...

NuansaJambi.Com – Ada banyak cara membuktikan cinta ke pasangan, salah satunya dengan berfoto dan mengunggahnya ke media sosial. Inilah yang sering dilakukan oleh pasangan jaman sekarang, dimana akun medsos dipenuhi foto romantis bersama pasangan. Seperti ingin membuktikan bahwa hubungan yang dijalin benar-benar layak disebut ‘relationship goals’.

Kalau kalian tipe pasangan yang hobi pamer foto di media sosial, coba jawab pertanyaan ini. Apakah lokasi foto, pose, serta caption yang kamu buat berdasarkan jumlah like dan comment terbanyak? Jika jawabannya iya, sudah bisa dipastikan bahwa hubungan kalian di atur oleh media sosial.

Menurut yang informasi yang dilansir dari vemale.com, seorang Psikolog dan Relationship Expert, Elizabeth Santosa, menjelaskan bahwa terlalu sering mengunggah foto bersama pasangan menjadi tanda bahwa bahwa kamu posesif. Selain itu kamu cenderung membutuhkan pengakuan secara sosial bahwa kamu dicintai dan disayangi.

Posesif dan membutuhkan pengakuan (greatist.com)
Terlalu sering mengunggah foto mesra atau romantis bersama pasangan juga bukan hal yang baik. Karena sama saja kamu mencari kepastian hubungan dan merasa takut jika pasangan direbut orang lain. Caption yang kamu sematkan juga bisa menggambarkan bagaimana hubungan kalian.

Misalnya saja kamu sering menuliskan caption seperti “Pacarku/ My Love/ Cintaku/ My Boy” dan caption serupa untuk menandakan kepemilikan, maka sudah bisa dipastikan bahwa kamu posesif. Melalui foto yang sering kamu unggah, orang lain bisa menilai. Akan ada banyak orang yang berpikir bahwa hidupmu hanya berkisar pada urusan cinta saja tanpa ada kegiatan lain.

Namun bukan berarti kamu tak boleh sama sekali membagikan foto romantis. Boleh dan sah-sah saja membagikan kebahagiaan di media sosial, tapi perhatikan kuantitas foto yang kamu bagikan agar kualitas hubungan tidak terganggu. Menurut Elizabeth Santosa cukup bagikan dua atau tiga foto saja dalam sebulan.

Karena yang paling penting adalah kamu dan pasangan yang merasakan bagaimana cinta kalian. Nikmati saja setiap momen berharga yang dilalui bersama. Jangan sampai momen-momen berharga hilang sia-sia hanya karena kamu terlalu fokus dengan media sosial.

Dan yang paling utama, jangan pernah abaikan dia yang nyata hanya untuk dunia maya. Meski eksistensi di medsos menjadi ‘kebutuhan’ saat ini, tapi jangan habiskan seluruh waktumu di media sosial.

Jalani saja hidupmu dengan nyata. Jangan terpaku oleh like maupun comment semu di dunia maya. Yakin dan percayalah, tanpa pengakuan sosial kamu adalah sosok yang patut dicintai apa adanya dirimu.****

Loading...