Berawal Iseng Unggah di Medos, Sambal Menu Terasi Mbak Reza Banyak Diminati

NuansaJambi.Com, BATANGHARI – Siapapun kalau sudah makan sambal terasi mentah pasti bersiut- siut merasa pedasnya. Namun membuat selera makan meningkat dengan rasa pedas yang terasa menyentak di lidah.

Di Kabupaten Batanghari, sambal terasi tersebut banyak disukai oleh semua kalangan, dari masyakat biasa, guru , pejabat pun tidak ketinggalan memburu sambal terasi tersebut.

Reza Yulinof yang bralmat di RT 07 RW 02 Kelurahan Rengas Condong, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari terpikir dalam benaknya untuk membuat usaha kuliner sambal terasi rumahan.

Kepada media ini kemarin dia, mengungkapkan, pada awalnya dia hanya sekedar iseng mengunggah foto sambal terasi ke facebook . Namun postingan gambar tersebut banyak mendapat respon warganet untuk memesan sambil terasi rumahan itu. ” Ternyata banyak yang tertarik dengan postingan saya .” Kata seorang ibu mantan istri Perwira Polri (Warakauri) Batanghari itu.

Lebih lanjut ia mengatakan, karena banyak yang minat, ahirnya dirinya memutuskan untuk membuat usaha rumahan kuliner sambal terasi.

Untuk menu sambal terasi itu sendiri terbagi dua pilihan, yakni ikan sama ayam. Harga satu porsi ayam Rp 30000 dan ikan Rp 300000 . Dalam satu porsi bukan hanya ikan atau ayam, tetapi selain sambal terasi juga ada sayur rebus, seperti kacang buncis, wortel, daun sawi, terong goreng, tempe goreng, dan lalap daun kemangi atau lalap mentimun. “Ikan nila 3 potong Rp 30000, dan ayam 3 potong Rp 350000.” Katanya.

Usaha rumah itu baru berjalan seminggu. Namun untuk saat ini kata Reza, pemesanan cukup lumayan. Dia pun terpaksa harus sibuk mulai pukul 8.00 WIB pagi hingga pukul 11.00 WIB. ” Alhamdulillah cukup lumayan pemesanan, dari masyarakat biasa hingga perkantoran.” Sebutnya.

Untuk saat ini kata Reza, memasak sendiri dan antar sandiri. Sehingga pemesanan untuk sementara dibatasi dalam satu hari. Tapi kedepannya dia juga akan mencari karyawan, agar bisa memenuhi pesanan warga dalam jumlah lebih banyak lagi.

” Sampai di luar Kecamatan Muara Bulian juga ada yang pesan, karena keterbatasan tenaga, saya hanya bisa 20 porsi saja dalam sehari. Tapi saya mau cari karyawan untuk membantu saya.” Jelasnya.

(Syahreddy)