UAS: Jadi PNS Jangan Nyogok, tak Jadipun Allah Sediakan yang Halal, Karna Rizki tak Berpintu

NuansaJambi.Com, BATANGHARI – Apa hukumnya menjadi pegawai negeri dengan hasil menyogok? Itulah sebuah pertanyaan dari salah satu jamaah kepada Ustadz Abdul Somad pada saat tausyiah di Lapgar Muara Bulian, Kamis (11/10) kemarin.

Pertanyaannya itu langsung dijawab dengan tegas oleh sang Ustadz dengan menyebutkan, gajinya haram, SPPD-nya haram, tunjangannya haram, pensiunannya haram.” Haram Nauzubillah. ” Katanya.

Ustadz juga menyampaikan, dia bukan menyinggung PNS, karena dia juga seorang PNS dengan golongan 3d, tidak bisa 4a, tidak karena harus doktor. ” Saya sekarang masih PNS.” Katanya didepan ribuan jamaah.

UAS juga menyebutkan, pada saat dirinya jadi PNS tidak ada nyogok, dia hanya minta do’a sang bunda, jika pada pada saat tes gak lulus semua diserahkan pada Allah. ” Apa kata mak saya, rizki tak berpintu nak? Kalau kau lulus berarti itu kata Allah kalau tidak di kasi Allah lebih dari itu banyaknya.” Tambahnya.

Pada saat penyampaian tausyiah, UAS membawa suasana menjadi segar dengan candaan mendidik yang tidak mengurangi tujuan dari pertanyaan jama’ah dengan menceritakan kawan dia sama-sama PNS ketemu di Jakarta.

” Kawan saya keluar dari PNS, macam mana nasibnya sekarang? Mobilnya besar, bininya besar . Tiga bininya, saya tanya dulu jumpa waktu itu lain? Ini yang ketiga Mad, kok bisa gitu? Kau kalo mau tiga keluar dari PNS .” Candaan UAS membuat uasana jadi kembali ceria.

Ini sampai menyogok karena mau ingin mendapat haram, padahal Allah sudah sediakan yang halal.” Mau ikut lulus ya lulus, andai tidak diberikan Allah pintu yang lain.” Pesanya.

(Syahreddy)