Polres Serius Tangani Kasus Penganiayaan Oknum Wartawan oleh Oknum ASN

    NuansaJambi.com, BATANGHARI – Kepolisian Resort (Polres) Batanghari secara tegas akan mendalami kasus ancaman pembunuhan yang dilakukan Aparat sipil negara (ASN) Syaiful Amrah terhadap Sunan Meriyanto wartawan harian umum Sorot Jambi.

    Dihadapan wartawan yang tergabung dalam Aliansi Aliansi Jurnalis Batanghari (AJB), Senin (24/9) Kapolres Batanghari AKBP M.Santoso SH.S.IK melalui Kasat Reskrim Polres Batanghari IPTU Dhadhag A. SH.S.IK menegaskan Polres Batanghari tidak akan main main terhadap kasus ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh Oknum ASN berinisial SA terhadap salah satu rekan wartawan Batanghari.

    ” Perkara ini akan kita proses secara hukum yang berlaku , dan kita akan tangani secara serius.” Tegasnya.

    Dhadhag menyebutkan saat ini pihaknya sudah melakukan gelar perkara terkait kasus tersebut, dalam waktu dekat perkara ini akan masuk ke tahap penyelidikan dan penyidikan, saat semua tim sudah bekerja keras untuk mengungkap perkara ini, kasus ini sangat serius karena terkait nyawa.

    ” Dalam waktu dekat kasus ini akan naik ketingkat penyelidikan.” Sebutnya.

    Dhadag menambahkan Polres Batanghari akan terus melakukan koordinasi dengan pihak wartawan,sejauh mana perkembangan kasus ini.

    ” Kita akan terus lakukan koordinasi dengan kawan kawan wartawan.” Ujarnya.

    Sementara Ketua Aliansi Jurnalis Batanghari (AJB) Supriyadi S.Pd.I meminta kepada Polres Batanghari untuk segera memproses perkara ancaman terhadap rekan wartawan Batanghari, selain itu meminta kepada Polres Batanghari untuk terus berkoordinasi terkait perkembangan perkara ini.

    ” Saya selaku ketua memohon kepada Polres Batangahari untuk memproses perkara ini dan terus berkoordinasi terkait perkembangan perkara ini.” Pintanya.

    Dan terkait ini, Pimpinan Harian Sorot Jambi, Yoce Kartika Sari RA juga meminta kepada Polres Batanghari untuk memproses perkara ini, sehingga wartawannya yang bertugas di Kabupaten Batanghari menjalankan tugasnya tidak ada dihantui rasa ketakutan.” Mohon prosesnya pak, agar Staf (wartawan) saya nyaman dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.” Katanya saat mendatangkan ke Polres Batanghari bersama rekan wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Batanghari.

    Yoce menyebutkan, dirinya akan terus mengawal dan memberi support maupun perlindungan hukum terhadap karyawannya Sunan Meriyanto, agar tidak ada lagi rasa ketakutan yang menghantuinya.

    “Saya selaku pimpinan akan bertanggung jawab atas keselamatan staf saya. Dan perusahaan kami juga akan siap memberi bantuan hukum kepada Sunan.” Pungkasnya.

    (Syahreddy)