Mulai Terang Benderang di Balik Deal-Deal Politik Sandiaga Uno

Loading...

Nuansajambi.com — Dipilihnya Sandiaga Uno menjadi cawapres Prabowo Subianto masih menyisakan tanya. Di mana sebelumnya nama Sandiaga Uno tak pernah muncul dalam kandidat Prabowo.
Beredar kabar jika ada deal-deal politik dalam penunjukan Sandiaga. Baik Sandiaga maupun Prabowo membantah mengenai deal-deal politik itu. Namun seiring waktu berjalan semua itu mulai terkuak secara perlahan. Berikut ulasannya:

1. PAN akan ajak Sandiaga ke setiap konstituen

Adanya kesepakatan politik dengan partai koalisi dalam pemilihan Sandiaga Uno menjadi cawapres Prabowo Subianto mulai terlihat. Di mana Sandiaga yang berasal dari Partai Gerindra dikabarkan bakal bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Isu gabungnya Sandiaga sebagai deal politik lantaran PAN merestui mantan Wagub Jakarta itu sebagai pendamping Prabowo. Karena awalnya, PAN mengajukan Ustaz Abdul Somad sebagai cawapres Prabowo.

Diperkuat lagi Sandiaga akan dibawa keliling dengan PAN ke setiap konstituennya. “Sudah ada kesepakatan antara kami dengan Pak Sandi bahwa agenda pemenangan itu akan dikoordinasikan bersama PAN. Jadi Sandi akan kami bawa keliling-keliling ke kantong-kantong kami,” kata Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno, di acara Milad PAN Ke-20, di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Kamis (23/8).

2. Wagub DKI dari PKS

Jabatan Wagub DKI juga dikabarkan menjadi kesepakatan politik penunjukan Sandiaga Uno sebagai cawapres Prabowo Subianto. Posisi itu akan ditempati oleh kader PKS sebagai pengganti tak dipilihnya Salim Segaf menjadi pendamping Prabowo.

Presiden PKS Sohibul Iman mengklaim ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah berkomitmen memberikan kursi wakil gubernur DKI Jakarta kepada PKS. Dia pegang teguh komitmen itu meski kader Gerindra di DKI menolak.

“Karena Pak Anies sampai hari ini dia tetap sebagai orang independen. Nah Pak Prabowo atas kebijakannya, beliau mempersilakan kali ini untuk menjadi wagub adalah PKS,” kata Sohibul di DPP PAN, Jakarta Selatan, Kamis (23/8).

3. Sandiaga cerita perbedaan Gerindra dan PAN

Sinyal Sandiaga Uno akan bergabung dengan Partai Amanat Nasional semakin kuat. Hal tersebut nampak dari pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahwa bakal calon wakil presiden itu menjadi kader PAN. Anies menyindir Sandiaga kerap pakai baju biru. “Dan bang Sandi pakai baju biru hari ini,” kata Anies.

Tak cuma Anies, Sandiaga sendiri bercerita bagaimana perbedaan Gerindra dan PAN saat menyambut tamu. Ketika di PAN dia disambut dengan musik band. Sedangkan di Gerindra disambut ala militer. “Kalau di Gerindra drum band terus baris berbaris terus. Kalau di PAN ada band, terus bang Rhoma nyanyi,” kata Sandiaga dalam sambutannya di HUT PAN.

(Merdeka.com)

Loading...