Produk Sarden Mengandung Cacing, BPOM Jambi Telusuri 8 Swalayan di Kota Jambi

NuansaJambi.com, Jambi – Beredarnya kabar tentang penemuan cacing di dalam ikan makarel kemasan kaleng dibenarkan oleh BPOM RI, berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengujian BPOM RI menemukan adanya cacing dengan kondisi mati pada produk ikan makarel dalam saus tomat atau sarden kaleng berukuran 425 gram. Hal ini membuat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jambi langsung menelusuri produk tersebut ke beberapa sarana outlet dan distributor, Jumat (23/3) pagi.

” Pagi ini kami (tim bersama) akan telusur produk sarden yang mengandung cacing ke beberapa sarana outlet dan distributor pangan di Kota Jambi, untuk sementara di Kabupaten Tebo sedang berlangsung dari kemarin,” kata Kepala BPOM Provinsi Jambi Ujang Supriatna.

Ujang mengatakan di beberapa Kabupaten sudah ditelusuri seperti Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sarolangun, Bungo, dan Tebo, namun belum menemukan produk yang tercemar cacing tersebut.

Sementara itu hasil pantauan dilapangan, Jumat (23/03) pagi, Tim BPOM melakukan penelusuran dan pengecekan produk ke sejumlah swayalan terbesar di Kota Jambi untuk memastikan kandungan produk tersebut. Penelusuran ini ada 8 Swalayan di Kota Jambi dan 8 sample produk makarel dari luar negeri.

“Hari ini kita masih melakukan pengawasan terkait kemasan kaleng ikan merk makarel dari cina yang terdapat cacing pita dan sampai hari ini yang kita lakukan tidak kita temukan,” kata Kepala Seksi Pemeriksaan dan Penyidikan BPOM Jambi Emli.

” Sebenarnya kemarin kita sudah turun di Sarolangun dan Kuala Tunggal ada 32 sarana yang kita awasi itu tidak ditemukan juga produk makarel dari cina tersebut dan Untuk sementara aman, ” sambung Emli.

Dirinya juga mengatakan ada 8 produk sample produk makarel dari luar negeri yang nantinya akan segera di uji.” Hari ini ada 8 Swalayan yang di telusuri dan 8 sample produk makarel dari luar negeri yang kita bawa ke kantor dan langsung di buka untuk melihat ada kandungan cacing nya apa tidak. Kita akan melanjutkan dan awasi Swalayan besar yang ada di Kota Jambi,” pungkas Emil.

(Sanca)