​Ini Bedanya Seragam Honorer Dengan PNS dalam Surat Edaran Dikeluarkan Pemprov Jambi

NuansaJambi.com, JAMBI – Seragam dinas bagi tenaga honorer sudah berbeda dengan seragam yang dikenakan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS), seperti yang tertulis dalam Surat edaran yang dikeluarkan tanggal 20 Maret 2017.

Aturan tersebut, berlaku di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi sesuai Surat Edaran Gubernur Jambi Nomor S-061/633/SETDA.ORG-3.1/III/2017 tentang peningkatan dan disiplin pegawai honorer dan Pegawai Tidak Tetap dengan perjanjian kerja (PTT) di lingkungan Pemprov Jambi.

Surat edaran yang ditujukan bagi seluruh pegawai Pemerintahan Provinsi Jambi ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) RI Nomor 6 Tahun 2016 tentang perubahan ketiga atas Permendagri Nomor 60 Tahun 2007 tentang pakaian dinas PNS dilingkup Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah. 

Dalam peraturan tersebut, honorer tidak mengenakan seragam Pakaian Dinas Harian (PDH) warna khaki, seperti biasa lagi. Melainkan, memakai baju berwarna biru dengan kombinasi celana/rok berwarna biru dongker. 

Seragam tersebut dipakai selama 4 hari dari hari Senin hingga Kamis, sedangkan hari Jum’at honorer tetap memakai baju kurung sama seperti PNS.

Untuk pakaian hari Kamis dan Jumat, Tenaga Honorer dan Pegawai Tidak Tetap dengan Perjanjian Kerja (PTT) untuk menggunakan Pakaian PDH Batik Jambi, bagi laki-laki diselaraskan dengan tutup kepala Lacak Jambi. Sedangkan bagi perempuan muslim yang menggunakan jilbab, pakaian nya diselaraskan dengan PDH Batik Jambi.

Seragam yang dikenakan honorer, ini nantinya akan berbeda dengan PNS, karena PNS setiap hari Senin – Selasa memakai pakaian PDH Khaki, kemudian hari Rabu memakai Seragam putih Celana Hitam. Untuk Kamis – Jumat para abdinegara itu akan memakai seragam memakai pakaian Batik khas daerah dengan diseragamkan menggunakan lacak bagi laki-laki. 

(Bjs)