PSSI Konsisten Batasi Pemain Asing di Liga 1

Nuansajambi.com, Jakarta – PSSI dipastikan akan memberlakukan regulasi pemain asing 2+1 di kompetisi Liga 1 2017. Otoritas sepak bola Indonesia itu juga mengizinkan klub-klub untuk menggunakan marquee player.

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi menjelaskan, format 2+1 membolehkan klub untuk mendatangkan dua pemain dari luar Asia namun satu slot lainnya wajib dihuni pemain asal Asia.

“Untuk pemain asing itu dari luar Asia dua plus satu Asia. Dan, setiap klub diwajibkan memainkan tiga pemain usia 23 dari 5 pemain yang terdaftar dalam tim,” kata Edy di Jakarta, Kamis (16/3).

Edy juga mengizinkan klub yang mampu secara finansial untuk merekrut marquee player atau pemain kunci yang memiliki kualitas dan popularitas level dunia.

Marquee player adalah pemain-pemain top dunia. Ketentuannya dia pernah main di tiga putaran terakhir Piala Dunia (2006, 2010, dan 2014). Itu salah satu contoh seperti saat ini dipakai Persib,” ujar Edy.

Belum lama ini, Persib telah mendapatkan tanda tangan pemain Timnas Ghana, Michael Essien. Popularitas gelandang berusia 34 tahun itu sempat meroket bersama Chelsea era Jose Mourinho.

Edy menyambut positif langkah yang diambil Persib untuk mendatangkan Essien. Namun, ia juga tidak memaksakan marquee player kepada seluruh kontestan Liga 1.

“Tidak diwajibkan, yang mau saja. Gunanya untuk memotivasi media untuk menyiarkan, kemudian untuk memotivasi masyarakat Indonesia untuk menjadi atlet bola atau sekadar bermain bola,” ujarnya.

Selain soal pemain asing, PSSI juga konsisten membatasi pemain berusia di atas 35 tahun. Setiap klub hanya diizinkan mengontrak dua pemain senior di atas batas usia yang ditentukan.

(cnnindonesia.com)