​Zola Dan Fasha Saling Klaim Pembangunan Infrastruktur Kawasan Permukiman Kumuh Kota Jambi

Loading...

NuansaJambi.com, KOTA JAMBI – Pembangunan Tiga Kawasan Permukiman Kumuh di Kota Jambi yaitu kelurahan legok, Tanjungsari dan Tanjung Pinang yang menggunakan dana APBN, Gubernur Jambi Zumi Zola dan Walikota Jambi Sy Fasha saling mengklaim dalam mengupayakan kepada pemerintah pusat. 

Pasalnya , pembangunan yang di kerjakan pada 2016 lalu ini merupakan program KOTAKU dari Kementrian PUPR untuk permukiman kumuh yang terdapat di Provinsi Jambi adalah hasil dari lobian Pemprov Jambi ke Pemerintah pusat seperti yang dikatakan Gubernur Jambi Zumi Zola beberapa waktu yang lalu saat meninjau lokasi pembangunan Peningkatan permukiman kumuh di kawasan Legok.

Tak hanya Gubernur Zola, Walikota Jambi Sy Fasha juga mengklaim bahwa mengupayakan pembangunan kawasan tersebut, dan merupakan kerja keras usulan dirnya. Bahkan tak mau didahului oleh Gubernur, Walikota Fasha meninjau Lokasi pembangunan di Kawasan Tanjung Pinang dan Budiman Jambi Timur.

Seperti yang dikatakan Fasha di media, semua pembangunan di Kota Jambi yang menggunakan dana APBN adalah usulan dirinya ke Pemerintah Pusat.

” Sumber dana nya APBN, yang menngusulkan saya, Rasanya tidak ada hubungan nya dengan Provinsi ” ungkap Fasha, pada Jum’at (13/01/2017)


Sedangkan Gubernur Jambi Zumi Zola saat meninjau lokasi pembangunan infrastruktur di pulau pandan pada Rabu(11/01/2017) lalu,Gubernur Zola mengatakan akan terus memperjuangkan agar daerah di provinsi jambi dapat program Penanganan Lingkungan Perumahan dan Permukiman Kumuh yang berbasis kawasan yang sedang dikembangkan oleh Kementerian Perumahan Rakyat.

 ” Dikota jambi ada tiga kawasan yang mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat yaitu program kegiatan peningkatan kualitas pemukiman kumuh yang berasal dari APBN tahun 2016 yang di usulkan Pemprov Jambi, tiga kawasan tersebut Legok, Tanjung Pinang dan Tanjung Sari.” Ujar Zola


(TIM)

Loading...