​Malam Apresiasi Seni Melayu Jambi, Zola: budaya dan adat-istiadat yang kuat turut menopang jati diri bangsa

Loading...

Nuansajambi.com, KOT​A JAMBI – Gubernur Jambi, H.Zumi Zola mengemukakan bahwa budaya dan adat-istiadat yang kuat turut menopang jati diri bangsa. Hal tersebut disampaikan oleh Zola dalam Pembukaan Malam Apresiasi Seni Melayu Jambi ; Simfoni Anak Negeri, bertempat di Ratu Convention Center, Kota Jambi, Jumat (6/1) malam.

Selain sebagai salah satu upaya untuk melestarikan seni budaya Melayu Provinsi Jambi, acara tersebut juga dimaksudkan sebagai rangkaian kegiatan dalam Peringatan Ulang Tahun ke-60 Provinsi Jambi, Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki jati diri yang kuat, salah satu elemen jati diri adalah budaya dan adat-istiadat yang kuat. Contohnya Jepang, sempat luluh lantak dibom, bangkit dari kondisi luluh kantak tersebut, bahkan menjadi salah satu negara dengan ekonomi termaju di dunia, tetapi tetap mempertahankan budaya, seperti Kimono dan Samurai,” ungkap Zola.

Zola mengatakan, negara Indonesia dan Provinsi Jambi juga memiliki kekhasan budaya dan seni, yang sarat nilai dan makna, dan jika dilestarikan dengan sebaik-baiknya, akan membawa manfaat, dan turut menopang jati diri daerah dan negara.

Kemajuan teknologi, lanjut Zola, sudah sangat mempengaruhi kehidupan manusia sembari mengingatkan agar jangan sampai seni budaya tradisional tergerus dan hilang ditengah zaman dengan kecanggihan teknologi.

“Kemajuan teknologi itu punya dua dampak, dampak positif dan dampak negatif, kita harus bijak melihat ini, jangan sampai nilai-nilai positif dari para tua-tua kita hilang karena tidak dilestarikan dengan baik,” tegas Zola.

(Sanca W)

Loading...